Rabu, 17 Agustus 2022
Advertisment
BerandaUncategorizedANTARA HAK ASASI MANUSIA DENGAN KEAMANAN NEGARA

ANTARA HAK ASASI MANUSIA DENGAN KEAMANAN NEGARA

OPINI

Oleh Nur Salim

HAM atau sering disebut hak asasi manusia yang telah melekat pada diri setiap manusia dari sejak awal dilahirkan, dan berlaku selama manusia itu hidup serta tak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Melanggar hak asasi manusia termasuk suatu hal yang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia, karena telah kita ketahui bahwa hak asasi manusia yang dianut di Indonesia berdasarkan asas Pancasila. Maka dari itu setiap warga negara yang baik pastinya harus menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri hak asasi manusia sendiri mempunyai wadah yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu disebut dengan Komnas HAM.

Namun, kita bisa melihat bahwa banyak orang yang tidak mempraktekkan HAM  dalam kehidupan sehari-harinya. Kita masih bisa melihat belakangan ini banyak terjadi persilisihan dan penyimpangan dan hal tersebut bisa merujuk kepada konflik dan perpecahan. Tapi diluar semua kejadian tersebut sadarkah manusia bahwa mereka memiliki hak mutlak yang melekat pada diri mereka? Karna setiap manusia memiliki Hak Asasi Manusia.

Pada era yang serba modern ini semua seperti serba salah. Seorang koruptor yang terbukti bersalah malah diberi kebebasan, para petinggi Negara dengan kepentingan kekuasaanya dan narasinya yang menggiring rakyatnya pada konflik yang dapat menimbulkan perpecahan, demo yang disertai aksi anarkis, seenaknya para orator mengatakan “itu hak saya berpendapat” dalam demo yang tidak hanya bersuara namun malah menimbulkan aksi anarkis yang merugikan masyarakat umum. Penyalahgunaan media social juga sebagai ajang sarana untuk menyebarkan hoaks. Dari sini bisa kita ambil sebuah pertanyaan, apakah itu semua hak mereka?

Isu hak asasi manusia dewasa ini menjadi suatu pembahasan yang sangat menarik ketika disangkut pautkan dengan kejadian yang telah menodai asas Pancasila sebagai dasar Negara  Indonesia, yaitu tentang kasus Munir yang sampai sekarang belum terungkap, padahal waktu awal kampanye Presiden Jokowi beliau menyatakan bahwasanya akan mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM itu. Pembahasan yang begitu rumit antara penegakan HAM yang seutuhnya atau keamanan negara yang menjadi dilemma.

Menggunakan Hak Asasi Manusia sebagai alasan untuk melakukan perbuatan yang di anggap benar namun kenyataannya jelas-jelas salah itu adalah pelanggaran HAM yang sangat berat, oleh karena itu jajaran aparaatur Negara harus bekerja sama dalam mengungkap dalang dibalik kasus ini dan melakukan koferensi pers agar masyarakat mendapatkan kembali rasa kepercayaanya terhadap aparatur Negara. Karena ini menjadi tanggung jawab yang harus diemban pemerintah untuk melindungi hak keamanan, hak hidup, hak beragama, hak mempertahankan kehidupan dan hak ketertiban umum warga negaranya.

Memang, arti HAM itu sendiri adalah hak alamiah yang melekat dalam diri setiap manusia sejak ia dilahirkan ke dunia seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapapun. Namun bukan berarti HAM adalah puncak dari segalanya, masih banyak nilai-nilai dan norma-norma yang harus diperhatikan dalam bertindak. Bukan hanya berlandaskan HAM saja.

Prof. dr. Dardji Darmodihardjo menyatakan bahwa Hak Asasi Manusia merupakan hak pokok yang dibawa insan manusia sejak lahir secara otomatis pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa. Mr, Kuntjono Purbo Pranoto menyatakan bahwa Hak Asasi Manusia adalah hak yang secara kodrati dimiliki oleh manusia dan tidak dapat dipisah-pisahkan hakekatnya. John Locke berpendapat bahwa Hak Asasi Manusia merupakan hak pemberian langsung dari Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia ciptaanNYA sebagai anugrah yang bersifat kodrati.

Sebenarnya menyampaikan pendapat merupakan salah satu hak asasi setiap orang karena mereka mempunyai hak dasar untuk menyampaikan pendapat mereka masing-masing asalkan harus taat dan patuh dengan peraturan yang berlaku dan harus sesuai dengan koridor hukum. Menghindari tindak kekerasan, bentrok dengan polisi dan menggangu kepentingan umum salah satunya.

Disini yang harus digaris bawahi adalah minimnya pemahaman dan pengetahuan dasar para penyalahguna hak tersebut dalam menjalani kehidupan nyata. Mereka seenaknya menjadikan Hak Asasi sebagai tameng penyelewengan mereka. Karena sebenarnya hak bukan satu-satunya alasan dalam setiap tindakan, namun aturan-aturan lain juga harus dipertimbangkan. Dalam hal ini kita sadar betapa pentingnya hak asasi bagi kehidupan jika tidak ada penyalahgunaan di dalamnya. Jelas kita semua sekarang bisa hidup damai karena setiap orang memiliki hak asasi di dalam dirinya. Jujur kita tidak akan bisa lepas dari ketergantungan terhadap hak asasi.

Setiap manusia juga memiliki kewajiban lain yakni kewajiban asasi. Kewajiban asasi manusi ialah dengan menghormati, menjamin, dan melindungi hak asasi manusia lainnya. Hak untuk hidup, kebebasan, dan kebahagiaan manusia dapat terjamin dan terlindungi, apabila ia sendiri menjamin dan melindungi hak hidup, kebebasan dan kebahagiaan orang lain, maka Negara akan aman dan rukun dan cita-cita Pancasila yg actual akan terwujud di Negara kita ini INDONESIA.

Berita sebelumyaMENGAPA HARUS (CSR) ?
TULISAN TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Terbaru

Komentar Terbaru